Thursday, March 21, 2013

Persiapan Kolam

Setelah kolam yang akan digunakan untuk pembesaran selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah menyiapkan kolam tersebut agar benar-benar siap untuk ditebar benih.
  1. Isi kolam dengan air bersih yang bebas dari limbah dan bahan kimia hingga ketinggian 50cm.
  2. Untuk menciptakan kondisi air yang ideal bagi tempat hidup lele, kita harus membuat pemupukan / Pengomposan terlebih dahulu, ini demi mencapai PH air yg sesuai dg kebutuhan lele. Caranya dengan menggunakan kotoran kambing yang diambil langsung dari kandang kambing. Dan masih berbentuk butiran. Dengan dosisi 1,5 kg / m2. Jadi untuk kolam seluas 10 m2 (5x2m), kotoran kambing atau domba yang dibutuhkan sebanyak 15 kg dan di bagi menjadi 2 karung. Selanjutnya letakkan karung-karung tadi di dalam kolam (tidak boleh disebar) selama 8 (delapan) hari. Posisi karung boleh ditengah, dipinggir kolam, Jangan beri pemberat, agar karung dapat mengambang dan bergerak ke segala penjuru kolam. Selain itu, dengan pengomposan membuat patil lele lebih kuat. Jika patilnya kuat, lele lebih tahan hidup.
  3. Angkat karung tersebut dari dalam kolam pada hari ke-8. Sebelum diangkat total, naik turunkan (celupkan) karung tersebut di dalam kolam beberapa kali. Bisa juga dengan menginjak-injak karung tersebut sebelum diangkat. Tujuannnya agar kandungan atau  zat organik yang terdapat dalam kotoran kambing tersebut keluar dan menyebar ke dalam kolam. Setelah itu, angkat karung berisi kotoran dari dalam kolam. Sekarang, kolam siap digunakan dan benih sudah dapat dimasukkan atau disebar ke dalam kolam.
 

No comments:

Post a Comment

Post a Comment